Begini Cara Cegah Infeksi Gastroenteritis (1)

Begini Cara Cegah Infeksi Gastroenteritis (1)

INFEKSI gastroenteritis atau penyebab diare sering menyerang seseorang saat hujan sering turun seperti saat ini. Untuk itu, penting mengambil langkah preventif agar bisa menghindari diare.
Infeksi gastroenteritis menyebabkan iritasi dan peradangan pada lapisan dalam perut yang menyebabkan pembengkakan. Seseorang yang terinfeksi bakteri akan menderita diare akut dan muntah-muntah. Beberapa gejala saat seorang terinfeksi bakteri, ialah diare, muntah-muntah, sakit perut, kram, dan dehidrasi di 24 jam sampai 48 jam.
Terinfeksi gastroenteritis harus segera ditangani dokter karena bisa menyebabkan komplikasi pada ginjal. Namun demikian, sebenarnya sebelum itu terjadi Anda bisa mencegah. Untuk mengetahui caranya, simaklah paparan Dr Akshay Chhallani, Konsultan di Rumah Sakit Wockhardt, seperti dilansir Healthmeup.
- Selalu pastikan Anda mencuci tangan sampai bersih usai menggunakan kamar mandi. Hal ini sangat penting, apalagi jika kamar mandi yang Anda gunakan ialah kamar mandi umum, entah itu di tempat kerja atau di tempat lain.
- Cuci kedua tangan Anda dengan bersih dan teratur. Khususnya saat sebelum atau sesudah makan.
- Jaga lingkungan sekitar Anda tetap bersih. Misalnya membersihkan meja makan, gagang pintu dan lain-lain. (Baca: Cegah Dehidrasi, Pakailah Baju Longgar)
- Selalu meminum air yang sudah matang atau air yang diobati dengan klorin.
- Hindari mengonsumsi makanan yang diperjualbelikan di pinggir jalan. Selain itu, hindari juga makanan di tempat-tempat yang kurang higienis cara menyajikan makanannya.
- Hindari mengonsumsi makanan yang setengah matang atau ikan mentah. (bersambung)
(fik)

View the original article here

Begini Cara Cegah Infeksi Gastroenteritis (2-Habis)

Begini Cara Cegah Infeksi Gastroenteritis (2-Habis)

ASAL makan saat musim hujan bakal membuat Anda gampang terkena diare akut. Saat hujan datang, makanan atau minuman mudah terkontaminasi bakteri sehingga menyebabkan Anda terinfeksi gastroenteritis.
Seseorang yang terinfeksi gastroenteritis akan mengalami diare akut. Di mana tidak hanya membuat lemas akibat dehidrasi, tapi juga bisa menyebabkan komplikasi pada ginjal.
Akan tetapi, kabar baiknya kondisi itu bisa mudah Anda dicegah. Ya, ada beberapa cara yang dilakukan bisa menimalisir Anda terinfeksi gastroenteritis. Untuk mengetahui caranya, simaklah ulasandi bawah ini seperti dilansir Healthmeup.
- Hindari membeli atau mengonsumsi makanan yang sudah dikupas dari jalanan. Sebaliknya, mengonsumsi buah-buahan segar yang Anda cuci, kupas, dan potong sendiri.
- Jika Anda basah-basahan karena hujan, cucilah tangan dan kaki Anda sampai bersih sampai di rumah. Sebab dalam kondisi itu, seseorang rentan untuk terinfeksi. Kebiasaan itu juga untuk menimalisir penularan bakteri dari benda mati. (Baca: Dampak Buruk jika Anda Dehidrasi)
- Lepaskan sepatu saat di luar ruang tamu saat hujan datang. Hal itu untuk menghindari bakteri dari genangan air.
-Sebelum menggunakan komputer atau laptop bersihkan keyboard dan mouse terlebih dahulu. Pasalnya, kedua alat itu agen yang biasanya bisa menyebarkan bakteri.
- Kontrolah tingkat stres Anda. Pasalnya, stres yang tidak terkontrol akan membuat kekebalan tubuh menurun dan membuat Anda lebih rentan terkena penyakit.
(fik)

View the original article here

Cukup Minum Tak Hanya Cegah Dehidrasi

Cukup Minum Tak Hanya Cegah Dehidrasi

KONSUMSI air putih memang sangat penting agar terhindar dari dehidrasi. Selain itu, konsumsi air putih juga memiliki manfaat lain bagi kesehatan.

Berikut beberapa manfaat dari minum air putih cukup setiap hari, seperti dikutip Boldsky, Jumat (18/7/2014).

Detoksifikasi

Tubuh harus mengeluarkan racun dari bahan aditif buatan, makanan olahan dan lemak setiap hari. Ketika Anda minum air, racun memerah keluar melalui urine dan pergerakan usus.

Meningkatkan fungsi pencernaan

Sistem pencernaan menjadi lamban dan tidak mampu memperbaiki kinerjanya sendiri jika tidak banyak minum air. Salah satu manfaat dari minum banyak air adalah sistem pencernaan tidak akan pernah tersumbat.

Mengurangi keinginan untuk makan

Konsumsi makanan yang tidak sehat sangat mungkin dalam keseharian. Namun, banyak mengonsumsi air dapat mencegah Anda terlalu banyak mengasup makanan tidak sehat, seperti makanan manis, asin dan berlemak.

Menurunkan berat badan

Minum air dapat membantu menurunkan berat badan. Pada awalnya, tubuh akan kembali ke bentuk normal setelah berat badan turun. Namun, karena pencernaan lancar dengan minum air, maka akhirnya akan membantu menurunkan berat badan. (fik)


View the original article here

Klimaks Bercinta Atasi Masuk Angin hingga Cegah Kanker

Klimaks Bercinta Atasi Masuk Angin hingga Cegah Kanker

BAIK pria maupun wanita ketika berhubungan bercinta sama-sama ingin mencapai klimaks. Tetapi, mampu mencapai klimaks saat berhubungan seksual tidak hanya demi kepuasan, melainkan manfaat kesehatan.  
Tahukah Anda bila mencapai klimaks saat bercinta bermanfaat bagi kesehatan? Sexual health counselor, Alison Richardson, mengatakan bahwa mencapai klimaks saat berhubungan seksual dapat membantu mengatasi masalah masuk angin. (Baca: Manfaat Kesehatan Bercinta Setiap Hari)

"Berhubungan seks secara teratur meningkatkan antibodi imunoglobulin A yang dapat melindungi Anda dari masuk angin dengan menguatkan sistem kekebalan tubuh," katanya, sebagaimana dikutip Cosmcopolitan, Sabtu (18/7/2014),
Lebih dari itu, menurut psychologist dari Center for Marital and Sexual Health of South Florida, Dr Rachel Needle, mencapai klimaks saat berhubungan seksual juga dapat membantu wanita memerangi kanker payudara. Bagaimana berhubungan seksual dapat membantu mencegah kanker payudara?
"Oksitosin telah terbukti mencegah sel-sel kanker payudara berkembang menjadi tumor. Rangsangan pada payudara dan puting akan menghasilkan hormon oksitosin yang akan melawan sel kanker," jelas Dr Needle. (Baca: Empat Cara Alami Dongkrak Testosteron)

Lebih lanjut, Dr Needle mengatakan bahwa mencapai klimaks saat berhubungan seksual juga dapat mengatasi masalah kram karena tubuh didorong untuk menghasilkan hormon endorfin. Menurut Dr Needle, hormon endorfin berperan seperti morfin yang merupakan obat penghilang rasa nyeri.
"Pernahkah Anda mengalami sakit kepala atau kram menstruasi yang tiba-tiba menghilang setelah berhubungan seksual? Hal itu karena endorfin mengurangi rasa nyeri hingga sebesar 70 persen," tutupnya.
(fik)

View the original article here

Cegah Bau Mulut saat Puasa, Makanlah Buah

Cegah Bau Mulut saat Puasa, Makanlah Buah

BAU mulut saat puasa masih menjadi permasalahan yang paling umum. Bau tersebut bisa dicegah dengan berbagai cara, seperti mengonsumsi buah.

Menurut Dr dr Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, Sp.GK, buah seperti kiwi memiliki serat tinggi. Inilah yang menyebabkannya efektif mencegah bau mulut.

"Buah umumnya bisa mencegah bau mulut saat puasa karena cairan yang dihasilkan banyak, sehingga mulut lebih segar," katanya, kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Meski begitu, dr Fiastuti menambahkan bahwa bau mulut ditentukan oleh kebersihannya. Karena itu, selain konsumsi buah, mulut juga tetap harus dijaga kebersihannya untuk mencegah bau tidak sedap.

"Tapi, sebenarnya bau mulut ini lebih kepada kebersihan. Jadi, harus tetap bersih," tutupnya. (fik)


View the original article here

Cegah Tubuh Anak Pendek, Cek Kehamilan Secara Teratur

Cegah Tubuh Anak Pendek, Cek Kehamilan Secara Teratur

ANAK dengan kondisi stunting atau tinggi badan tidak memenuhi standar (pendek) biasanya disebabkan karena sang ibu mengalami kekurangan gizi dan zat besi saat hamil. Untuk itu, penting melakukan pemeriksaan secara teratur selama masa kehamilan.
Direktur Bina Gizi dari Kementerian Kesehatan RI, Ir. Doddy Izwardi, MA, mengatakan bahwa ibu hamil bisa memeriksakan diri, baik melalui bidan ataupun dokter. Dengan demikian, ibu hamil yang berisiko melahirkan anak stunting bisa terdeteksi lebih dini. Deteksi tersebut juga bertujuan
memberi penanganan lebih lanjut, seperti pemberian suplemen dan obat. (Baca: Kerajaan Belanda Bantu Masalah Kurang Gizi di Indonesia)
"Saat hamil itu, wanita butuh perawatan kehamilan, jadi kunjungi bidan untuk mengecek kondisi kesehatan Anda bayi Anda," katanya pada konferensi pers “Program Peningkatan Gizi Ibu, Bayi dan Anak, Dalam Rangka Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Jawa Timur” di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (14/7/2014). (Baca: Menu Terbaik jika Ibu Hamil Berpuasa)
Pemeriksaan tersebut, imbuh Doddy,  karena hamil menjadi fase penentu untuk kesehatan ibu dan bayi. Kondisi kesehatan ibu yang memburuk juga akan berpengaruh pada anak.
"Yang harus diketahui, hamil itu masa kritis untuk ibu dan anak. Sehinga saat ibu kesulitan makan, maka akan berpengaruh pada anaknya. Dan jika kondisi fisik ibu yang tidak memungkinkan, itu akhirnya akan membuat anak lahir dengan kondis stunting," tutupnya.
(fik)

View the original article here

Cegah AIDS, BKKBN 'Berburu' Aktivis GenRe

Cegah AIDS, BKKBN 'Berburu' Aktivis GenRe

PENDIDIKAN kesehatan reproduksi sangat penting disampaikan kepada generasi muda untuk mencegah beberapa masalah, termasuk kematian usia dini. Salah satu strategi yang disusun adalah melalui program Generasi Berencana (GenRe).
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Prof Dr Fasli Jalal, Ph.D, Sp.GK, mengatakan bahwa program GenRe menyampaikan informasi-informasi penting, termasuk kesehatan reproduksi, pada laki-laki dan perempuan. (Baca: Kesehatan Reproduksi Penting Diberikan Sejak Dini)
Lebih lanjut, Fasli menjelaskan bahwa sasaran program GenRe adalah mahasiswa dan siswa SMU. Fasli mengatakan bahwa BKKBN ingin menjangkau kurang lebih 9 juta siswa Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan setingkatnya, serta 6,2 juta mahasiswa/mahasiswi di 3.200 kampus negeri dan swasta. (Baca: Menu Terbaik jika Ibu Hamil Berpuasa)
"Oleh karena itu, kita mencari sekolah-sekolah atau kampus-kampus yang bersedia mengembangkan program GenRe melalui pusat-pusat informasi dan konseling," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (14/7/2014).
Kemudian, Fasli menjelaskan bila dalam pusat informasi tersebut para aktivis GenRe akan diberikan modal berupa edukasi. Tujuannya agar para aktivis GenRe paham kesehatan reproduksi, bahaya narkoba, pencegahan HIV/AIDS, dan mengerti pematangan usia perkawinan. (Baca: Si Merah Mungil Dongkrak Gairah Seks)
"Selanjutnya mereka (aktivis GenRe yang sudah dilatih-red) akan memeroleh sertifikat dan menyampaikan kepada teman-teman sebayanya dengan lebih mudah. Hal ini karena remaja lebih mudah mendengar dari teman-teman sebayanya, termasuk aktivis GenRe," tutupnya.
(fik)

View the original article here

Cegah Parkinson dengan Kayu Manis

Cegah Parkinson dengan Kayu Manis

PARKINSON merupakan penyakit yang disebabkan kerusakan sel-sel otak, dan bisa dialami oleh semua usia dan jenis kelamin. Meski begitu, ada cara sederhana untuk mengurangi risikonya.

Sebuah studi baru menemukan bahwa kayu manis bisa menjadi senjata dalam melawan penyakit parkison. Para ilmuwan telah menemukan bahwa rempah-rempah adalah sumber bahan kimia alami yang dapat melindungi otak.

Pemimpin penelitian, Profesor Kalipada Pahan, mengatakan bahwa liver manusia mengubah kayu manis menjadi seperti bahan kimia natrium benzoat. Natrium benzoat adalah sebuah obat yang disetujui dalam pengobatan untuk gangguan saraf. (Baca: Kolang-Kaling Belum Pasti Cegah Cedera Lutut)

“Bahan kimia dari kayu manis tersebut memasuki otak, kemudian menghentikan hilangnya protein yang membantu melindungi sel-sel otak, melindungi neuron dan meningkatkan fungsi motorik,” katanya seperti dikutip Dailymail, Senin (14/7/2014).

Meski baru sebatas uji coba laboratorium pada tikus percobaan, penelitian ini dinilai berpotensi menjadi salah satu pendekatan paling aman, guna menghentikan perkembangan penyakit pada pasien parkinson.

“Tes telah menunjukkan bahwa kayu manis lebih baik dalam menghentikan parkinson karena lebih murni. Meski baru penelitian terhadap tikus, tetapi ini memiliki potensi, sehingga langkah berikutnya adalah pengujian kayu manis pada pasien dengan penyakit parkinson,” jelasnya,

Sementara itu, bubuk kayu manis yang sudah dimakan kemudian berubah menjadi natrium benzoat oleh hati. Natrium benzoat tersebut masuk ke otak, lalu menghentikan hilangnya parkin dan DJ-1, melindungi neuron, tingkat neurotransmitter akan normal, serta meningkatkan fungsi motorik akibat penyakit parkinson. (fik)


View the original article here

Kolang-Kaling Belum Pasti Cegah Cedera Lutut

Kolang-Kaling Belum Pasti Cegah Cedera Lutut

BAGI penyuka olahraga lari, glukosamin dan kolang-kaling bukanlah hal yang asing. Pasalnya, dua asupan tersebut diyakini bisa melindung lutut dari cedera.  
Dr L. Andre Pontoh, SpOT (K), spesialis bedah orthopedi RS Pondok Indah, mengatakan bahwa glukosamin dan kolang kaling kadang dijadikan nutrisi bagi penyuka lari demi melindungi lutut mereka. Sayangnya, belum ada bukti klinis yang menyatakan manfaat tersebut sejauh ini. (Baca: Penanganan Tepat Cedera Lutut)

"Bahwa memang glukosamin dan kolang kaling punya kemampuan pencegahan anti radang, tapi belum ada riset yang mengatakan bisa melindungi itu. Jadi, saya tidak bisa memberi anjuran," katanya di Jakarta, baru-baru ini. (Baca: Hati-hati, Pakai High Heels Bikin Cedera Lutut)
Menurut dia, cedera lutut banyak terjadi karena kecelakaan, seperti saat olahraga. Selain itu, meski sudah mengonsumsi nutrisi yang cukup, bukan berarti menghilangkan risiko cedera lutut. (Baca: Lutut Cedera Usai Berlari, Bolehkah Dipijat?)
"Kita memang sebelum berolahraga diharuskan mencukupi asupan protein, karbohidrat untuk sumber energi dan pembentukan otot, serta kalsium untuk kesehatan tulang. Tapi, semua itu belum tentu membuat penyuka olahraga itu bebas dari cedera lutut," tutupnya.
(ftr)

View the original article here